AKSI KEBUT-KEBUTAN BERUJUNG MAUT

115

kebut-kebutan di jalan raya hingga memakan satu korban jiwa.

Tangerang, suaraaksirakyat.com

Bulan Ramadhan yang semestinya menjadi bulan yang membawa tiap insan mendekat pada sang pencipta justru dihiasi dengan aksi-aksi yang tak sepatutnya. Demikian pula santernya gangguan kamtibmas yang sedang marak terjadi seperti adanya tawuran remaja dan tawuran antar warga. Tak terkecuali dengan adanya aksi kebut-kebutan yang dilakukan beberapa remaja di sejumlah wilayah. Tragis, saat subuh sekitar usai tengah malam, Minggu (26/3) terjadi aksi brutal remaja kebut-kebutan di jalan raya hingga memakan satu korban jiwa.

Sebuah video memperlihatkan aksi brutal beberapa remaja yang sedang kebut-kebutan di sebuah lokasi jalan di kota Tangerang yang berujung maut. TKP tepatnya berada di kawasan BSD City, Pagedangan, Tangerang Selatan, dekat Mercedez Benz.

Dalam peristiwa tersebut sempat diinformasikan bahwa 3 orang remaja dinyatakan tewas dalam brutalnya aksi kebut-kebutan tersebut.

Video yang sempat direkam dan telah beredar, memperlihatkan adanya sejumlah motor dikendarai beberapa remaja dalam posisi sedang memacu kencang kendaraannya. Namun tak berapa lama kemudian, salah satu dari pengendara tersebut menabrak sebuah mobil pick up di depannya.

Tampak jelas dalam video bagaimana kondisi motor para pengendara aksi kebut-kebutan tersebut setelah mengalami kecelakaan secara beruntun. Motor-motor tersebut terlihat rusak akibat kecelakaan beruntun tersebut. Informasi yang terpampang dalam video menyatakan bahwa 3 orang remaja tewas dalam aksi kebut-kebutan saat itu.

Ipda J Yunus, Kanit Laka Lantas Polres Tangerang Selatan membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Kecelakaan terjadi pada Minggu (26/3) sekitar pukul 00.30 WIB.

Pihak kepolisian menjelaskan mengenai terjadinya kecelakaan beruntun tersebut.

Disebutkan bahwa Kecelakaan bermula ketika lima motor yang dikendarai oleh lima remaja AC (19), RN (16), VE (16), AG (21), dan satu kendaraan lain yang belum diketahui pemiliknya, datang dari arah lampu lalu lintas Qbig menuju Nanyang School. Namun saat tiba di lokasi kejadian, terjadilah kecelakaan beruntun kelima kendaraan tersebut.

“Setibanya di dekat showroom Mercedes-Benz BSD, kelima kendaraan tersebut diduga terlibat kecelakaan lalu lintas beruntun, saat satu kendaraan menghajar sebuah pick up, semua pengendara kendaraan yang terlibat pun terjatuh,” papar Yunus memberi penjelasan, Senin (27/3/2023).

Yunus menyampaikan bahwa sebenarnya korban tewas bukan tiga orang , melainkan hanya satu orang, yakni AC (19). Korban tewas akibat luka di bagian kepala yang sangat parah.
“Korban AC (19) mengalami luka cedera berat pada kepala dan meninggal dunia di TKP, selanjutnya korban langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Terkait narasi kebut-kebutan yang dilakukan para remaja sebelum kecelakaan tersebut, Yunus mengatakan pihaknya masih menyelidiki mengenai perihal tersebut.

“Masih dalam penyelidikan,” ujar Yunus.

Pewarta : Debora