Belajar Dari Petir Putra Banten RA Penjual Nasi Uduk Komplek Mutiara Garuda Teluknaga

85

Kab. Tangerang, suaraaksirakyat.com

Jualan di Komplek Perumahan setiap Pagi jika ingin sarapan tinggal berjalan kaki. Banyak sekali para Pedagang nasi uduk, ketupat sayur, lontong, aneka macam kue, dan lain sebagainya. Para Pedagang tersebut berjualan ada yang di dapur langsung maupun mengelar meja di depan Komplek Perumahan Mutiara Garuda Teluknaga. Harganya sangat relatif. Nasi uduk sepiring hanya Rp. 5.000 tanpa telor, jika dengan sepotong telor Rp. 8.000. Aneka kue harganya Rata-rata Rp. 1.000 perbuah. Sangat murah bukan?

Sekian banyak Pedagang nasi uduk tersebut ada salah satu Pedagang biasa dipanggil Albert. Lalu saat ini memutuskan untuk berjualan nasi uduk l. Mengapa saya mau menuliskan tentang ini menjual Nasi Uduk? Ada hal yang menarik ingin saya sampaikan.

Putra Banten Bersatu jika berjualan saat Subuh tiba dagangan sudah siap sedia. Berjualan mengelar meja dagangan di depan Komplek Perumahan Mutiara Garuda Teluknaga yang posisinya di Jalan Raya Satu-satunya. Para Jama’ah mesjid selesai Salat Subuh akan menghampiri dan sarapan nasi uduk selain itu para karyawan yang bekerja pagi sebelum berangkat kerja sarapan nasi uduk terlebih dahulu. Albert Putra Banten Bersatu lalu melengkapi dagangan sehingga ada lontong, kue dodol aci, ketupat sayur, kue ketan, dan gorengan. Minumnya menyediakan teh dan air putih hangat. Tempat buat makan pembeli juga disediakan dengan dibuat senyaman mungkin.

Bahkan jika pembeli mau mengambil sendiri dipersilahkan, saat selesai makan tinggal menyebutkan makan apa saja, lalu bayar deh.

Jika penjual yang lain buka sekitar pukul 06.00, Nasi Uduk Putra Banten Bersatu bisa buka lebih pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Ini sangat luar biasa. Saya coba tanya memulai memasak sekitar pukul 02.00 dini hari. Menjemput rizki secara totaliter. Nasi Uduk Putra Banten Bersatu murah senyum dan ramah pada setiap pembeli. Menjaring pembeli para pengguna jalan dan Karyawan yang bekerja Pagi. Jika Pedagang lain pembelinya hanya penduduk Perumahan dan Pengguna jalan. Nasi Uduk Putra Banten Bersatu bisa melihat peluang tersebut. Harga jual yang relatif murah dan buka lebih awal maka sekitar pukul 07.00 barang dagangannya sudah laris manis ludes terjual semuanya.

Belajar dari Putra Banten Bersatu yaitu beralih profesi juga bisa berhasil, berdagang jauh lebih awal supaya lebih banyak pembeli, harga yang ditawarkan relatif murah, rasa masakannya enak, barang dagangan yang dijual terus dilengkapi, menyediakan tempat makan nasi uduk yang nyaman, dan tentunya keramahan Putra Banten Bersatu kepada pembeli.

Ternyata Profesi apapun jika dilakukan dengan konsep yang jelas dan terus dikembangkan sesuai keinginan pasar. Bisa sukses sesuai dengan harapan. Keuntungan besar tidak harus dikedepankan jika ingin meraih banyak pelanggan. Lebih baik untung sedikit tetapi kontinue. Semoga saja ada pembelajaran yang bisa diambil dari Pedagang nasi uduk Putra Banten Bersatu. Belajar dari pedagang nasi uduk di Perumahan Komplek Mutiara Garuda Teluknaga.

Untuk itu Nasi Uduk Petir Putra Banten RA Pagi didepan pintu masuk Komplek Mutiara Garuda Teluknaga insya Allah di tengah pintu arah masuk Komplek Mutiara Garuda, insya Allah kalau ada pesan Catering bisa menu dan harga disesuaikan insya Allah dari satu porsi ada dikeluarkan untuk disisikan dikumpulkan untuk saudara kita yang membutuhkan.

Penulis: M. Andika Putra/ Siti Aisyah Suganda