Dua Rumah di Cidadap Kadudampit, Terdampak Longsor Akibat Curah Hujan Sabtu Siang

25

Sukabumi, suaraaksirakyat.com

Hujan petir yang terjadi sejak pukul 12.00 wib hingga sore hari mengguyur kabupaten Sukabumi, 13 Mei 2023 berlokasi di Kampung Cidadap Rt.03/01, Ds. Muara dua, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.

Akibatnya saluran air meluap hingga ke kebun milik bapak Tia yg berada diatas pemukiman warga, Sehingga tembok penyangga tebing dibelakangnya tidak mampu menahan beban air kemudian ambrollah tembok tebing tsb kehalaman rumah Pak Dede ketua Rw. 01 dan rumah Pak Suwandi.

Beruntung depan rumah ada tumpukan batu dan bata hebel sehingga hanya lumpur dan air yg masuk ke dalam rumahrumah, Sedangkan longsoran batu dan beton tertahan oleh gundukan batu.
Saking kuatnya longsoran material menyebabkan tumpukan beton dan batu tergeser hingga ke pinggir jalan.

Bencana longsor terjadi sekitar pukul 3:30 wib, saat para keluarga sedang beristirahat dirumahnya, Sehingga para korban bisa secepatnya menyelamatkan diri mengungsi ke rumah saudara terdekat.

Walau hanya lumpur yang menggenangi rumah mereka namun kedua keluarga korban longsor merasa trauma tinggal disitu, Sejak semalam pemdes Muaradua, polsek Kadudampit, BPBD, Tim Tagana sudah meluncur meninjau lokasi.

Menurut keterangan korban Pak Dede Maryana sidiq yang menjabat sebagai ketua Rw.01 menuturkan ” Saat saya berada dirumah istirahat kumpul bersama keluarga terdengar bunyi ledakan disaat hujan petir itu , karna merasa penasaran ternyata tembok beton penyangga tebing milik pak.Tian rubuh untung saja ada tumpukan batu dan hebel didepan rumah sehingga bisa menahan material longsoran tidak masuk ke rumah.Hanya lumpur dan air yang menggenangi seisi rumah.
Untung saja waktu kejadian masih sore sehingga walaupun keadaan hujan masih bisa menyelamatkan seluruh keluarga , kerugian pribadi saya diperkirakan Rp.20jt namun trauma yang saya rasakan melebihi nilai uang, kemungkinan saya tidak akan tinggal dirumah ini lagi, Saya berharap pemerintah beserta jajarannya membantu meringankan beban saya”.pungkasnya.

Nurlaela