Festival Perdana Dalam Rangka HUT Ke 7 SMA Doa Bangsa Diisi Dengan Beragam Perlombaan, Karya Seni dan Bazaar

31

SuaraAksiRakyat, Sukabumi,- SMA DOA BANGSA yang berdiri sejak Tahun 2016, dibawah naungan Yayasan Pendidikan Pembina Doa Bangsa ( YPPDB) yang beralamat di Jalan Raya Karang Tengah, km.14, Desa Karang Tengah, Kampung Salamanjah Batu Nunggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi 43351.

Telah mengalami kemajuan pesat dibidang pendidikan, ekscul unggulan di SMA DOA BANGSA adalah Paskibra, desain Komunikasi Visual, Publik Speaking, untuk bidang olahraga ada volli, basket dan futsall.

Terbukti dengan prestasi yang ditorehkan oleh siswa dan siswinya,
untuk paskibraka sendiri setiap tahunnya ada beberapa siswa yang terpilih untuk tampil di kabupaten hingga ke provinsi, beragam piala diraih oleh siswa siswi yang berprestasi.

Dalam rangka Milad SMA DOA BANGSA yang ke 7, bertajuk GRAVITASI pemuda pelindung budaya, pelestari Mandala, yang perdana dirayakan secara meriah ada pameran budaya dan lingkungan, penampilan kreasi dan seni serta bazaar.

Untuk lomba ada 5 kategori, dengan 18 bidang mata lomba baik akademisi maupun non akademisi, terbuka untuk tingkat SMP dan SMA / sederajat juga umum.
Rangkaian acara festival digelar sejak tanggal 09-14 Oktober 2023.
Puncak acara serta pembagian hadiah hari Sabtu tanggal, 14 Oktober.

Menurut Ridwan Maulana Yusuf, M.pd selaku kepala sekolah SMA Doa Bangsa menguraikan “kami sudah berdiri selama 7 tahun, namun baru kali ini kita adakan perdana festival dengan tajuk gravitasi guna memberikan fasilitas kepada para siswa-siswi yang memiliki potensi untuk mengembangkan bakatnya. Pihak sekolah memberikan ruang untuk mereka berkarya sesuai skillnya.

Kemudian lomba yang kita adakan terbuka untuk sekolah lain juga umum, tujuannya adalah untuk memperkenalkan program – program sekolah kami kepada masyarakat luas.
Selain itu kami menyediakan asrama untuk siswa / siswi karena banyak murid kami yang berasal dari luar daerah.
Konsep asrama adalah untuk kegiatan belajar dan pembinaan keagamaan juga ” pungkasnya.

Nurlaela