Kadisdik Kabupaten Bogor Beri Statement “Say No Drugs!”

209

Pakansari, Bogor – suaraaksirakyat.com

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, nyatakan perang pada narkoba. Dalam liputan awak media Suara Aksi Rakyat, Debora RK Grace di lokasi acara “Deklarasi Sekolah Bersinar Sekolah Dasar Se-Kabupaten Bogor” hari kamis, 25 Januari 2024, bertempat di gedung Gala Satria, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Bambang menyatakan “Say No To Drugs!” (28/1/2024).

Ber-acuan pada statetament presiden yang menyatakan Indonesia darurat narkoba, Bambang berikan statement mengenai tindak lanjutnya menyerap pernyataan presiden tersebut. Untuk kabupaten Bogor Bambang bersegera menindaklanjutinya melalui Deklarasi anti narkoba yang menurutnya mengkhawatirkan. Bagaimana menjaga wilayah Kabupaten Bogor agar tidak mengalami cengkeraman narkoba ini diadakan pemaparan dan penindaklanjutan pencegahan narkoba agar tidak lebih jauh menebarkan masalah ketergantungan pada obat-obatan terlarang.

Di hadapan seluruh peserta dan undangan pihak terkait, Bambang menyampaikan agar seluruh yang hadir berkomitmen membentengi wilayah Bogor ini bersama-sama.

Hadir PJ Bupati Asmawa Tosepu, A.P. , M.Si, Direktur Informasi dan Edukasi BNN RI, Brigjen. Pol. Drs. Iman Sumantri, M.Si, Kepala Datasemen Khusus 88, Irjen. Pol. Drs. Sentot Prasetyo, S.I.K, Endin Saepudin, Ketua Koordinator K3S, Ketua K3S seluruh kecamatan di kabupaten Bogor, seluruh Ketua PGRI di kabupaten Bogor, Kepala-kepala sekolah tingkat sekolah dasar dan seluruh undangan dalam pelaksanaan acara. Bambang menegaskan tidak main-main komitmen semua untuk memberantas narkoba sailing bergandengan tangan. Ini komitmen pemerintah daerah, ucapnya.

“Ini adalah komitmen Dari pemerintah daerah. Bapak Bupati sudah sampaikan. Apa yang beliau sampaikan tinggal kita jabarkan. Karena sasaran maraknya narkoba bukan saja menyasar orangtua, para pemuda Dan remaja. Tetapi ini bisa jadi menyasar ke anak-anak, yang sejak dini memang tujuan mereka adalah mengganggu ketahanan mental Dan merusak. Anak-anak SD, SMP, itu adalah usia-usia rentan. Masih baru ingin tahu ini itu. Ingin coba-coba. Sehingga kita bentengi dengan kegiatan seperti ini melalui kepala Sekolah – kepala Sekolah. Ini kepala Sekolah semua sudah mendeklarasikan Sekolah ya Bersinar (bersih dari narkoba), nanti tentunya didalamnya akan ditindaklanjuti. Selain dengan pembekalan Dan pembentukan satgas-satgas, minimal juga melalui penyuluhan-penyuluhan Dan sosialisasi-sosialisasi yang mengarah kepada perang terhadap narkoba. Contoh, di pintu masuk gerbang Sekolah di pampang tulisan, “SEKOLAH KAMI PERANG TERHADAP NARKOBA”. Ini kan cukup efektif untuk mencegah. Misalkan ada yang mau atau berniat berbuat jahat, kalau sudah ada komitmen seperti itu tentu mereka akan menjadi enggan untuk berbuat jahat. Mereka menjadi enggan untuk bertindak. KAMI akan koordinasikan dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Bogor. Termasuk dengan kepala Kesbangpol Dan Polres Bogor Sat Narkoba. Ini masalah yang menjadi komitmen bersama. Bukan hanya di depan sekolah saja di cegah, Dan tentunya asistensi sosialisasi Dari temsn-teman yang membidangi ini termasuk di dalam-nya para penggiat anti narkoba kami harap kan juga bisa membantu kita. Itu kan untuk bersama. Karena di Indonesia sudah disebutkan oleh pak presiden, bahkan sudah dinyatakan Indonesia sudah gawat narkoba, sehingga kami Kabupaten Bogor ber-komitmen yang sama untuk bisa memerangi peredaran narkoba di Kabupaten Bogor. Dan karena Kabupaten Bogor cukup luas, wilayah-nya juga bergunung-gunung, sehingga memungkinkan untuk timbulnya bahaya penyalahgunaan Narkotika.” Terang Bambang memberikan statemennya.

Ketua K3S Kabupaten Bogor Endin Saepudin bersama beberapa perwakilan K3S kecamatan di kabupaten Bogor

Ketua K3S Kabupaten Bogor Endin Saepudin bersama beberapa perwakilan K3S kecamatan di kabupaten Bogor pun menyatakan siap saling bersinergi “Say no drugs!” dan berantas narkoba di sekolah serta menolak segala intrik peredaran narkoba yang coba menyelusup ke wilayah sekolah.

“Kami siap bersinergi memerangi narkoba di lingkungan Sekolah.” Ucap Endin dengan tegas.

“Narkoba harus diberantas. Kita menerapkan pada siswa agar menolak tegas iming-iming apapun dan membuka kesadaran semua bahwa semua ini tugas tanggung jawab kita menolak peredarannya dan kita harus memberantasnya dengan bertindak melakukan pencegahan.” Tutup Mahmud Mahbubillah Ketua K3S kecamatan Ciseeng yang mengawasi 33 Sekolah negeri di wilayah-nya dan 3 Sekolah swasta.

 

Pewarta : Debora RKG