Kontroversi dihapusnya tiktok Sop dikalangan masyarakat dan pedagang.

76

Jakarta Pusat – suaraaksirakyat.com

Usai Tiktok Shop dihapus, sejumlah pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat juga memasang poster bertuliskan pesan yang meminta platform online shop dihapus.

“Tolong hapuskan Tiktok Shop, Lazada, Shopee. Tolong kami pak,” bunyi poster lainnya. “Kembalikan Tanah Abang yang dulu pak,” bunyi poster yang lain. “Hapus online shop,” tulisan poster lainnya.

Anton, salah seorang pedagang yang sudah berjualan sejak 2007 berharap ada solusi dari pemerintah terkait adanya platform yang menjual produk-produk online. Pasalnya ia mengaku omzet dagangannya turun drastis.

Sedangkan dilaman Pendapat dari salah satu admin flashzone.id di kolom komentar Instagram folkative mengatakan ” Sebenarnya ini salah kaprah,pertama ditutupnya Tiktok shop ga ada hubungannya dengan sepinya pasar Tanah Abang ,melainkan karena izin mereka social media bukan E – commerce. algoritma Tiktok shop memviralkan produk China sehingga membunuh UMKM.

Sedangkan sepinya pasar ini akibat habit/ perilaku masyarakat khususnya menengah ke bawah yaitu turunnya konsumsi dan indikasi besarnya karena Judi Online /slot .Kalau dulu punya uang 100rb bisa jajan ke warung /pasar sehingga ekonomi berputar.Kini 100k buat Depo dan malah ke bandar .Jadi yang harus diberantas itu Judi online.

 

Dikutip dari laman Instagram volkatife