Jakarta, suaraaksirakyat.com
Bapak/Ibu, terkadang kita sering menerima dan kedatangan tamu dirumah, ternyata dalam Islam sangat besar sekali ketika kita memuliakan tamu yang datang kerumah kita, karena belum bisa dikatakan sempurna beriman jika kita belum bisa memuliakan tamu, seperti diriwayatkan dalam kisah zaman nabi dahulu, ada seorang lelaki yang senang kedatangan tamu , namun isterinya menunjukkan sikap sebaliknya.
Setiap kali ia membawa tamu kerumah, isterinya menunjukkan sikap yang tidak baik. Orang itu mengeluhkan keadaan ini kepada Rasulullah SAW. Mendengar itu, Rasulullah SAW bersabda :
” Katakan kepada isterimu, hari ini Aku dan beberapa orang sahabatku akan bertamu ke rumahmu ” Rasulullah SAW berpesan kepada orang Itu, katakan kepada isterimu supaya ia memperhatikan tamu saat masuk dan keluar rumah. Isteri laki-laki itu melakukan apa yang diperintahkan Rasulullah SAW.
Pada saat tamu masuk, ia melihat mereka membawa daging dan buah-buahan yang banyak dan pada saat keluar mereka membawa keluar ular dan kala jengking yang begitu banyak. Rasulullah SAW Bersabda
“KEDATANGAN TAMU kerumah MENDATANGKAN KARUNIA YANG BANYAK ke dalam rumah dan PADA SAAT PERGI, MEREKA MEMBAWA KELUAR BERBAGAI BALA DAN BENCANA”.
Dengan menyaksikan hal itu, wanita itu pun berubah menjadi orang yang suka menerima tamu, dan memuliakannya.
Jika kita merasa hidup dipenuhi dengan bencana dan kemalangan coba periksa apakah anda termasuk orang yang enggan menerima tamu dan seringkali memperlakukan tamu tidak sepantasnya kah?
Rasulullah SAW Bersabda
*Sesungguhnya seorang tamu yang datang mengunjungi seseorang, membawa rezeki untuk orang tersebut dari langit.
Apabila ia memakan sesuatu, Allah SWT akan mengampuni penghuni rumah yang dikunjungi tersebut.
Dalam kesempatan lain, Rasulullah SAW Bersabda ” Setiap rumah yang tidak dikunjungi tamu, maka malaikat pun tidak akan mengunjungi rumah tersebut.
Imam Jaafar ash-Sadiq Ra Berkata
” Barangsiapa mengunjungi sahabatnya semata-mata kerana Allah, niscaya Allah SWT mengutus 70 ribu malaikat untuk Menyertainya”.
Para malaikat itu berkata
SYURGA UNTUK KAMU..!!
Sesungguhnya beruntunglah rumah rumah yang sering kedatangan tamu, maka dari itu janganlah mengeluh jika ada orang yang ingin bertamu.
Begitu tingginya hak seorang tamu dalam agama kita sehingga kita diperintahkan untuk memuliakannya. Karena memuliakannya adalah kewajiban, penyempurna iman serta akhlak para nabi dan orang saleh.
Sekali lagi bapak/ibu yang dirahmati Allah SWT, itu baru tamu orang yang biasa bagaimana jika tamu tersebut adalah anak anak yatim, yang merupakan anak anak kesayangan nabi, yang datang kerumah kita untuk mengaji, solawatan memanggil nabi untuk hadir ke Majelis nya, pasti akan sungguh berkah sekali rumah tersebut.
Jadi undang saja anak yatim suruh ngaji dirumah, supaya semua bala, kesialan, santet dan lain lain yang selama ini bisa jadi penghalang rezeki kita untuk datang kerumah, bisa terbawa dan terbersihkan oleh kehadiran anak anak istimewa kesayangan Rosul.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang-orang yang mengasuh (menyantuni) anak yatim di surga seperti ini.”Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkan nya. (HR. Bukhari)
*Rasulullah SAW Bersabda:”Tidak mungkin seorang yatim ikut memakan jamuan makanan, lalu setan mendekati makanan itu.” (HR. Ath-Thabrani).
Wallahu a’lam bissawab
Nurlaela






