Mall Pelayanan Publik dan Imigrasi Corner, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi

7

Syukuran di Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Sukabumi

Kabupaten Sukabumi – suaraaksirakyat.com

Kegiatan syukuran yang sebelumnya telah direncanakan secara matang, namun di H-1 Kantor Imigrasi Kelas l non TPI Sukabumi menerima instruksi dari Mentri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melaksanakan syukuran secara sederhana sebagai bentuk empati kepada masyarakat yang akhir- akhir ini mengalami bencana alam disejumlah wilayah di Indonesia.

Walau dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi ke khidmatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76.

Acara dimulai dengan  mengikuti puncak acara syukuran Hari Bhakti Imigrasi ke-76 secara daring yang dipusatkan di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Tangerang. Puncak acara nasional ini diikuti secara serentak oleh seluruh satuan kerja Imigrasi di Indonesia.

Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhakti Imigrasi tahun ini mengusung tema “Imigrasi Berbakti – Indonesia Maju”. Tema tersebut mencerminkan semangat pengabdian dan komitmen Imigrasi dalam mendukung pembangunan nasional melalui pelayanan keimigrasian yang profesional, humanis, dan berintegritas, serta dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman, pencanangan zona integritas, penyerahan simbolis Global Citizen of Indonesia (GCI), dan peresmian 18 kantor imigrasi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dikantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi  sendiri yang berlokasi di jln.lingkar selatan no.7 Sudajaya hilir kecamatan Baros. ( 26/01/2026 ).

Acara syukuran dipimpin Kepala kantor Imigrasi kelas l Non TPI Sukabumi Henki Irawan, di sela mengikuti daring melaksanakan pemotongan nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian insan Imigrasi dalam menjaga kedaulatan negara serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tumpeng pertama diberikan kepada ibu Iis Kartini, salah satu staff Pelayanan paspor di kantor imigrasi Kelas 1 non TPI Sukabumi yang akan memasuki masa  pensiun,tumpeng itu diberikan  sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama ini dalam mengemban tugas di kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Sukabumi.

Selanjutnya penyerahan hadiah satu unit sepeda yang diserahkan langsung oleh Henki Irawan kepada Kades Binaan Imigrasi yaitu Iif Firdaus selaku kades Kadudampit.

Perlu diketahui oleh masyarakat luas, Desa Binaan merupakan Inovasi Imigrasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum keimigrasian bagi masyarakat.
Pimpasa juga bisa mengumpulkan informasi dari masyarakat melalui Desa Binaan Imigrasi sebagai early warning system terkait kemungkinan-kemungkinan terjadinya TPPO/TPPM di wilayah tersebut. Tentunya semua ini bisa berjalan bekerja sama dengan perangkat desa setempat.

Di tahun ini motto Imigrasi dan semangat yang diusung oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Republik Indonesia, adalah:
“Kerja Pakai Hati, Berbagi Sepenuh Hati” Motto ini mencerminkan komitmen pelayanan yang humanis, berkeadilan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Imigrasi berinovasi memberikan pelayanan berbasis digital, modernisasi infrastruktur (penambahan autogate), penegakan hukum (TPPO/TPPM), dan penyederhanaan regulasi visa/izin tinggal untuk mendukung investasi.
Logo Baru: Mencerminkan semangat Guard and Guide (Melindungi dan Membimbing).

Dengan demikian, motto imigrasi tahun 2026 menekankan pada perpaduan antara profesionalisme digital dan pelayanan yang humanis” tuturnya.

Sementara itu Dalam sesi Wawancara secara exsclusive bersama awak media Bhayangkara.id Henki Irawan menjelaskan ” Alhamdulillah hari ini kami sudah melaksanakan syukuran hari Bhakti Imigrasi ke -76 secara daring di jam.10 pagi hingga selesai.

Tasyakuran hari bakti Imigrasi ke -76 menjadi momentum untuk seluruh jajaran Imigrasi Kelas 1 Non TPI Sukabumi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan lebih baik responsif, humanis dan penuh tanggung jawab supaya Imigrasi khususnya Kelas 1 Non TPI Sukabumi mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat Sukabumi.

“Kami juga memohon dukungan dari semua pihak dalam meningkatkan pelayanan sebaik- baiknya” tuturnya.

Selanjutnya Henki Irawan menambahkan “Kami telah melakukan dua inovasi di Sukabumi, yang pertama kami membuka Mall Pelayanan Publik yang berlokasi di pelabuhan Ratu, Kami menjaga kearifan lokal untuk mempermudah warga di kabupaten Sukabumi supaya tidak perlu jauh-jauh ke kota Sukabumi, untuk membuat paspor. Disana ada kuota pelayanan paspor.

Kemudian yang kedua adalah Imigrasi Corner yang ada di Universitas Nusa Putra ,merupakan pelayanan terbaik untuk Mahasiswa Warga negara asing dan merupakan satu- satunya di Sukabumi” pungkasnya.