Ormas BPPKB BANTEN DPRT PINANGSIA Melakukan Kegiatan Melarang PT.SQUARE BOX CINTETECH Untuk Kegiatan Shooting di Area Taman Kota Tua Yang Bersifatnya Dilarang Pemerintah

115
PT. SQUARE BOX CINETECH CIPTA melakukan aktivitas kegiatan shooting iklan minuman You-C1000 vitamin orange

SuaraAksiRakyat.com, Jakarta

PT. SQUARE BOX CINETECH CIPTA melakukan aktivitas kegiatan shooting iklan minuman You-C1000 vitamin orange tanpa ada surat perijinan dari Gubernur dan dari pihak Keluarga besar BPPKB Banten DPRT Pinangsia beserta jajaran ikut mengamankan ditempat shooting Kota wisata Taman Fatahilah.

Untuk itu Ketua BPPKB Banten DPRT Pinangsia sudah bertemu dengan Aris selaku sebagai Koordinator lapangan shooting dan karena area Taman Fatahilah tersebut tidak diperbolehkan untuk giat acara apapun yang bersifat kegiatan swasta maka dari itu kami dari kelurga besar BPPKB Banten DPRT Pinangsia beserta jajaran dengan tegas tidak memperbolehkan melakukan kegiatan shooting iklan tersebut, ujarnya.

Shooting iklan minuman You-C1000 vitamin orange

PT.SQUARE BOX CINETECH CIPTA sudah melakukan aktivitas untuk shooting iklan minuman You-C1000 vitamin orange dan melakukan kegiatan shooting iklan di kawasan Taman Fatahilah Kota Tua berdasarkan info yang sudah di dapatkan tidak diperbolehkan untuk aktivitas kegiatan yang bersifat pribadi dan tetapi pihak UPK telah diberikan ijin, berdasarkan info yang sudah diberikan dari Pemerintah terkait tidak diperbolehkan karna bersifat fasilitas umum telah diberikan ijin oleh Ibu Sirli selaku kepala PJLP, menurut info Gubernur tidak diplerbolehkan untuk aktivitas kegiatan shooting di wilayah kawasan Kota Tua Taman Fatahillah dan tapi tetap saja dari pihak tersebut PT. Square BoX Cinetech Cipta melakukan kegiatan shooting ini dimulai dari Pukul 10.00 S/d 22.00 WIB, ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang semua jenis kegiatan acara di Kota Tua. Sehingga ke depan, kawasan tersebut ini hanya akan dijadikan objek wisata seperti di Monumen Nasional (Monas). Tujuannya agar pedagang kaki lima (PKL) tidak terus bertambah, Tutupnya.

 

Penulis : Vatiri Vaozul A