Kab.Tangerang, suaraaksirakyat.com
Warga Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang-Banten, menggelar Pawai Obor Peringatan Isra Miraj dan Dzikir bersama di Halaman Kantor Desa Sangiang.
Pawai Obor merupakan satu dari beberapa rangkaian peringatan Isra Miraj di Desa Sangiang, Senin ( 20/3/2023 ).
Peringatan Isra Miraj dan Dzikir bersama digelar di Halaman Kantor Desa Sangiang dihadiri oleh Kepala Desa Sangiang ( H. Komarullah S.H. ), Sekcam Sepatan Timur ( Masitoh, S.Ag, M.Si,.), Kanit Reskrim Polsek Sepatan, Kanit Binmas Polsek Sepatan ( Ipda Sriyana ), Danramil 10/Sepatan yang diwakili oleh Sersan Kepala ( Sumarno ), Ust. Rohman (Kiyai Roker), Ust Heru, Ust Soleh ( Kiyai Sapu Jagad ), Lembaga Desa, Jama’ah Masjid, Tokoh Agama dan Pemuda-pemudi Desa Sangiang.
Ratusan Peserta pawai dibekali obor dari bambu dan berjalan kaki mengelilingi Kampung Sangiang serta diiringi bacaan Shalawat.
Bhabinkamtibmas Polsek Sepatan Desa Sangiang Aipda Iwan Fauzi yang melaksanakan pengamanan Pawai Obor mengatakan, kegiatan itu perlu dimaknai serta diambil hikmahnya sebagai semangat Isra Mi’Raj yang sangat berarti bagi seluruh umat Islam.
“Sebagai bentuk syukur juga meningkatkan persaudaraan dan kerukunan Masyarakat Desa Sangiang,” ujar Iwan Fauzi.
Ia berharap bisa membentuk generasi milenial yang menegakkan spirit keimanan dan ketakwaan.
Maka dengan adanya acara ini saya berharap, menjalin tali silaturahmi antar Warga sebab semakin banyak silaturahmi maka akan memperpanjang umur kita dan memperbanyak rezeki kita Aamiin, jadi itulah alesan saya kenapa saya ingin setiap Tahun diadakannya isra Mi’raj, dan dalam kesempatan yang baik ini mumpung kita lagi pada kumpul sampai detik ini ada 2 Kasus yang bergulir yang 1 di Tigaraksa dan yang 1 di Polsek lain.
Yang 1 berkaitan dengan Narkoba, maka dari itu apabila di Warga saya ada yang berkaitan dengan memakai Narkoba saya sangat malu sekali, tapi bukan berarti saya menyampaikan ini dari sisi Negatifnya, saya berharap kepada Saudara-saudara saya terutama Anak-anak muda jangan sekali-kali bermain dengan Narkoba, dan saya sebagai Kepala Desa bukan saya sebagai Dewa ataupun saya bukan sebagai Malaikat saya tidak bisa berbuat Apa-apa terkecuali atas izin dari pada Pimpinan Polri, dan yang paling memperhatinkan saya Orang yang tersandung dengan Kasus Narkoba ini ada Orang yang kurang mampu, maka dari itu hayooo kita Sama-sama menjaga Anak-anak kita semua agar terhindar dari Narkoba.

Untuk itu lebih baik mencegah dari pada kita mengobati, yaitu artinya upayakan Anak-anak kita agar bisa untuk menjauhi Narkoba karena kasihan Orang tua, dan kalau bisa Mudah-mudahan Malam Hari ini kita munajat kepada yang maha kuasa yang pertama kita diberikan bimbingan oleh Allah SWT, Do’ain Anak-anak kita sebab saya yakin dan percaya suatu ketika Anak-anak kita akan menjadi Pemimpin minimal menjadi Pemimpin rumah tangga, kalau masa muda nya sudah berurusan dengan Hukum bagaimana Tua nya, kalau mau mencari pengalaman jangan berurusan dengan Hukum cari pengalaman banyak di Organisasi kalau berurusan dengan Hukum itu bukan pengalaman, saya yakin dan percaya Masyarakat Desa Sangiang ini cerdas semua bisa membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar.
Oleh karena itu saya berbangga hati Malam Hari ini bersilaturahmi berhadapan langsung dengan Saudara-saudara saya yang dari Pangsor, Sangiang Kecil, Sangiang dan Buaran Jarak. Maka dari itu kita hidup di Dunia ini adalah hanya cuma sementara yang paling kekal nanti adalah di Akhirat, kita ini punya harapan hidup belum tau sampai kapan kita sudah lalui berpuluh-puluh Tahun ibadah yang kita laksanakan belum cukup rasanya untuk menutupi Dosa yang selama hidup di Dunia yang kita perbuat, ujarnya Kepala Desa Sangiang ( Komarullah S.H. )
Kami hanya menambahkan terkait dengan datangnya Bulan Suci Ramadhan, kami mengimbau kepada Anak-anak Remaja hindari Tawuran karena sudah sering kali menjelang Puasa, menjelang Sahur Anak-anak Remaja ini untuk membuat keributan, untuk itu kami mohon kepada Anak-anak sekalian jangan berkumpul untuk bangunkan Sahur itu jangan dilakukan karena cenderung membikin keributan, kami mohon kemudian balap liar biasanya menjelang Maghrib dan menjelang buka Puasa Anak-anak pada berkumpul melihat adanya balap liar.

Ini tolong dihindari Dua hal permasalahan sering terjadi di Waktu-waktu Puasa, tadi disampaikan oleh pak Lurah tentang Narkoba, memang Narkoba membuat Orang hilang kesadaran coba Anak-anak Remaja yang sering membeli Obat-obatan di Warung atau di Toko-toko obat yang tidak ada izinnya, nahh itu sering menjual Obat-obatan terlarang seperti contohnya Eximer, Tramadol, Nipam, dan Lexsotan memang harganya murah kemudian Anak-anak Remaja ini sekali makan 3 Butir nahh itu untuk agar berbuat biar berani Tawuran sebelum Tawuran minum obat itu dulu maka itu penyebab keberanian muncul Obat-obatan.
Kemudian Minum-minuman keras dan sekarang untuk Tawuran itu Anak-anak Remaja nya menggunakan Akun Medsos yaitu Akun Komunitas, telah terjadi 3 Bulan yang lalu Penduduk Warga Sepatan meninggal akibat tawuran di Kalideres, karena sebab Akun Komunitas tadi diajak tawuran di Kalideres. Ungkapnya Kanit Binmas Polsek Sepatan.
Penulis: M.Andika Putra/ Siti Aisyah Suganda






