Depok – suaraaksirakyat.com
Hari ini Minggu (01/10) sejak pukul 08:00 WIB di gelar pertandingan menembak yang berlokasi di Lapangan Tembak Gegana Mako Brimob Kelapa Dua – Depok dengan tajuk “Magnum Open Shooting Tournament II – 2023”.
Acara yang dihadiri oleh peserta dari wilayah Jakarta khususnya, yang juga diminati peserta luar daerah yang mendaftar meramaikan acara pertandingan menembak ini diikuti kurang lebih 130 peserta. Antusias peserta dalam mempersiapkan diri untuk bertanding sebaik mungkin tampak hingga di lokasi. Mereka sibuk mempersiapkan persenjataan dan properti lainnya.
PB Perbakin yang menaungi seluruh klub menembak dan berburu di Indonesia adalah wadah mencetak prestasi bagi generasi muda usia belia juga. Itu terlihat dari hadirnya beberapa peserta usia sekolah yang mendaftar untuk turut bertanding. “Keren. Sudah sejak lama saya persiapkan ini agar bisa sempurna dan memperoleh yang terbaik jika hadir event seperti ini,” ucap Soraya.
Siswi yang bersekolah di SMA Angkasa 1 Halim PK dari klub menembak Bima Sakti ini tampak senang dan bahagia. Baru saja dia melakukan shooting dan mendapatkan nilai bagus. “Seluruh sasaran jatuh semua, saya gembira sekali karenanya,” ujarnya.
Christian Gunawan dari Bidang Organisasi Perbakin yang juga sebagai ketua klub menembak Bima Sakti mengatakan, “Dari Bima Sakti hadir kurang lebih sepuluh peserta termasuk Soraya dilibatkan untuk berpartisipasi dalam pertandingan ini. Diharapkan dengan hadirnya para peserta turnamen yang masih belia seperti ini muncul bibit baru penerus olahraga menembak di negeri ini. Semoga lebih banyak lagi generasi muda belia yang mau ikut bergabung dalam klub menembak dan berburu.” pungkas Christian.
Di tempat terpisah awak media menemui Ravenzo yang masih berusia 12 tahun. Di sela waktu makan siangnya awak media sedikit mewawancarainya dan berfoto bersama dengan Soraya. Peserta belia ini mengikuti open class dan open class. Keduanya open class. Dari dua kelas yang dipertandingkan ia memilih satu kelas tersebut dengan dua kali pengulangan. “Bagaimana Ravenzo saat kamu mengetahui bahwa usia kamu yang masih muda sekali mengikuti turnamen ini disejajarkan dengan para peserta senior yang usianya jauh di atas kamu?,” tanya awak media.
“Hmm ya, saya hanya ingin merasa happy saja dan memang orangtua saya juga menyukai menembak dan berburu. Saya ikut karena senang dan keren. Sejak kecil entah SD kelas berapa, saya sudah suka menembak karena melihat orang tua saya sendiri saya tertarik untuk melakukannya. Ya, karena keren juga itu lah salah satu alasannya”, ucap Ravenzo dengan rendah hati.
Baik Soraya maupun Ravenzo, keduanya begitu antusias mengikuti berjalannya acara. Untuk anak remaja seusia mereka laga seperti ini dianggap sekedar keren – kerenan dan untuk sekedar happy saja, namun di balik itu semua mereka adalah calon-calon generasi penerus untuk kedepannya agar dapat diikutkan dalam olah raga menembak dan berburu untuk mengharumkan nama bangsa dan Pemenang sudah diumumkan. Silahturahmi yang terjalin terasa hangat dan acara berjalan lancar dan aman. “Saya mulanya karena ikut-ikut saja. Awalnya bergabung dalam naungan klub Bima Sakti. Kemudian mengikuti proses untuk dapat bergabung di Perbakin. Sekarang saya sudah memiliki KTA-B,” papar Soraya. “Kamu sudah memiliki KTA-B. Ikut event ini apakah untuk tujuan memperpanjang KTA-B kamu juga?,” tanya awak media. Sambil tertawa kecil Soraya mengatakan, “Bukan juga, sekedar happy-happy saja, selain itu memang saya sangat tertarik ikut turnamen ini. Tapi senang sekali saat dapat menjatuhkan semua dan mendapatkan nilai yang saya rasa cukup baik”. Ucapnya tampak bangga dan senang.
Acara terakhir adalah pengumuman pemenang turnamen hari ini yang dimenangkan oleh:
Standard Class, juara :1. Kenricco Hartanto 2. Mario 3. Erika. Dan Open Class, juara : 1. Hendra Tanusetiawan 2. Hendri Indrawan 3. Bernard.
Kepada seluruh pemenang diberikan hadiah uang sebesar 2 juta rupiah juara pertama, 1,5 juta rupiah juara kedua dan 1 juta rupiah untuk juara ketiga, dan acara terlaksana dengan baik sesuai harapan semua.
Tujuannya agar mengingat kembali sensitivitas terhadap senjata dan olah raga berburu ini. Selain itu ada suasana kekeluargaan dalam silahturahmi ini. Target utama acara ini bukanlah mengenai siapa yang menjadi juara tetapi intinya kedekatan seluruh peserta satu sama lain dan menjalin ikatan silahturahmi antar peserta dengan baik.
Pewarta : Debora RK Grace





