Jumat, Agustus 21, 2026
spot_img
Beranda Mata Sosial Pemerintah Percepat Penanganan Bencana NTT, 253 Ton Logistik Disalurkan ke Wilayah Terdampak

Pemerintah Percepat Penanganan Bencana NTT, 253 Ton Logistik Disalurkan ke Wilayah Terdampak

0

Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT)

JAKARTA — suaraaksirakyat.com

Pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memastikan bantuan logistik segera tiba dan terdistribusi kepada masyarakat terdampak. Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, pengiriman bantuan melalui jalur udara terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga di sejumlah wilayah terdampak. (20/08/2026).

Memasuki hari kelima pascabencana, pemerintah kembali mengerahkan pesawat untuk mengangkut bantuan logistik. Hingga kini, sebanyak 253 ton logistik telah disiapkan dan didistribusikan. Bantuan tersebut mencakup makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Untuk memperkuat distribusi, pemerintah menyiapkan dua posko utama sebagai pusat penghubung bantuan, yakni Labuan Bajo dan Maumere.

Dari Posko Labuan Bajo, bantuan akan disalurkan ke wilayah Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere menjadi titik distribusi bantuan untuk masyarakat di Sikka, Ende, dan Nagekeo.
BNPB bersama BPBD di masing-masing kabupaten terdampak terus melakukan distribusi logistik hingga ke wilayah yang membutuhkan.

Koordinasi juga melibatkan TNI dan berbagai unsur terkait agar penyaluran bantuan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Selain bantuan yang telah dikirim, Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma juga menyiapkan pengiriman tambahan pada 20 Agustus 2026.

Tiga pesawat TNI AU direncanakan mengangkut bantuan, terdiri dari satu unit Airbus A400M menuju Labuan Bajo dengan kapasitas sekitar 22 ton serta dua unit Boeing menuju Maumere dengan kapasitas masing-masing sekitar 10 ton.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi di tengah proses tanggap darurat.

Pengiriman melalui jalur udara dinilai penting untuk mempercepat mobilisasi bantuan, terutama menuju wilayah yang memiliki tantangan akses transportasi.

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pengiriman bantuan dari pusat, tetapi juga memastikan logistik dapat diteruskan dari posko utama hingga masyarakat di daerah terdampak.

Dengan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI, dan unsur terkait lainnya, penanganan bencana di NTT terus diperkuat. Keselamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan pascabencana.

Pewarta: Heru