Pasaman,- suaraaksirakyat.com
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasaman melaksanakan Istighotsah di halaman kantor wali nagari Panti, Senin (06/02/23). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).
Acara Istighotsah atau berdoa secara bersama sama ini dimulai dari pukul 19.00 WIB sampai selesai. Semua peserta yang hadir berpakaian serba putih dan mengenakan peci hitam.
Dalam kesempatan ini turut hadir ketua PCNU Kabupaten Pasaman, Asrial Arfandi Hasan, S.STP, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU), Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, IPNU, IPPNU, LDNU dan Lazis NU.
Adapun penceramah dalam giat ini ialah DR. H. Ahmad Asri Lubis, LC., MA. Dia salah satu dosen di Universitas Islam Antar Bangsa Selangor (KUIS). Selain itu, dia juga merupakan dosen di Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB) Brunei Darussalam.
Asrial Arfandi dalam kata sambutannya menghimbau warga NU agar bangga menjadi NU. “Jangan malu mengaku NU, jangan takut memakai atribut NU, jangan cari makan di NU, Sami’na wa athoqna,” tegas Asrial.
Bapak empat anak ini juga mengatakan, NU lahir untuk memperjuangkan Syariat Islam dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “NU lahir karena ada isyarah langit untuk memperjuangkan syariat Islam dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambah Asrial.
Asrial, yang merupakan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, mengajak pemuda pemuda NU Pasaman agar dapat bersaing dalam segala hal di era serba digital ini. “Ulang ko majal. Mamajal tuppul muse boti haraton (Berpikir tajam, jangan tumpul),” tutup Asrial.
Resepsi acara puncak Satu Abad NU sendiri digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada hari ini, Selasa, 7 Februari 2023 tepat pukul 00.00 WIB hingga 8 Februari pukul 00.00 WIB di Stadion Delta Gelora Sidoarjo, Jawa Timur.






