CILEGON,- suaraaksirakyat.com-Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) mendorong tersedianya sarana pelabuhan di sentra produksi pangan untuk meningkatkan konektivitas dan pendistribusian pangan antar daerah. Keberadaan pelabuhan tersebut dapat mendukung penguatan stabilitas stok dan harga pangan serta meningkatkan potensi dan daya saing komoditas pangan lokal,
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, Minggu, (15/1/2023),di Pelabuhan Cigading Banten saat Kedatangan kapal yang membawa kedelai dari new Orleans sebanyak 56 ribu ton. Menurutnya, sarana pelabuhan yang tersedia di wilayah sentra produksi pangan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keterhubungan rantai pasok pangan antar wilayah.
“Infrastruktur pelabuhan untuk pangan dapat berkontribusi mengurangi disparitas serta menjaga stabilisasi stok dan harga pangan secara merata. Selain itu, ketersediaan infrastruktur tersebut dapat mendukung peningkatan potensi pangan lokal. Kondisi itu diharapkan berdampak pada tumbuhnya kesejahteraan petani dan ekonomi daerah,” katanya.
Arief meyakini, ketersediaan infrastruktur pelabuhan akan memperkuat ketersediaan dan stabilitas harga pangan di daerah khususnya daerah terluar dan wilayah perbatasan. Pelabuhan di sentra produksi pangan tersebut kedepannya bisa dikoneksikan dengan program Tol Laut bersama Kementerian Perhubungan, sehingga kapal-kapal yang mengangkut pangan dari Jawa bisa kembali dengan mengangkut komoditas pangan lokal, seperti jagung dari NTB.
Kedatangan kapal yang membawa kedelai dari new Orleans sebanyak 56 ribu ton harus cepat kita distribusikan sekitar 30 ribu ton dan sisanya akan dibawa ke Semarang lalu geser ke Cilacap. Kolaborasi dari BULOG, RRI dan Kopindo untuk membantu mempercepat proses distribusi karena kita tidak bisa melakukan sendiri.
Arief mengatakan, di tahun 2023 ini NFA akan semakin konsen memfasilitasi pemerintah daerah, BUMN, dan swasta membangun kolaborasi untuk menyediakan sarana dan infrastruktur pendukung yang dapat memperkuat sektor pangan nasional. “Tahun lalu kita telah melakukan pendistribusian sarana rantai dingin dan pengering pangan untuk memperpanjang umur simpan, tahun ini program tersebut akan kita lanjutkan ditambah inisiasi pembangunan infrastruktur pendukung pangan,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, siap mendukung penuh. “Terima kasih kasih kepada NFA, Menurutnya, melalui kolaborasi ini banyak hal yang tidak terpikirkan sebelumnya bisa dilakukan, adanya pelabuhan untuk meningkatkan kelancaran aktivitas produk-produk pertanian daerah ungkapnya.
Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Andre Mulyana mengatakan, pihaknya atas nama Kemenhub mendukung akselerasi terukur optimalisasi potensi nasional, khususnya NTB dengan komoditas jagungnya. “Dimana jagung di NTB sangat berlebih sehingga diperlukan kerja sama dengan segala pihak. Kami dari sisi pengelola perhubungan memfasilitasi kelancaran distribusi antar pulau melalui pelabuhan dan sarana transportasi laut lainnya,” katanya.
(Arini)







