Suara Aksi Rakyat, Jakarta, – Sinemart dan Amadeus Sinemagna resmi menggelar rangkaian Press Screening, Conference, dan Gala Premiere untuk film Mendadak Dangdut pada Senin, 22 April2 025 di XXI Epicentrum, Jakarta.
Acara ini dihadiri oleh aktor dan artis yang membintangi film
tsb, diantaranya Anya Geraldine, Keanu Angelo, Nurra Datau, Wika Salim, Opie Kumis, Adi Sudirja, Dwi Sasono, sang sutradara Monty Tiwa, serta produser dan eksekutif produser dari Sinemart dan Amadeus Sinemagna.
Gala premiere ini dihadiri oleh insan film , awak media dan tamu undangan lainnya yang sangat antusiasme untuk menyaksikan film yang menyajikan cerita tentang perjuangan, mimpi, dan identitas musik dangdut yang sangat lekat dengan budaya Indonesia.
Film Mendadak dangdut yang disutradarai oleh Monthy Tiwa ini bukan hanya mengangkat sekadar Goyang yang diminati masyarakat kaum bawah saja.
Bersama Merayakan Dangdut Sebagai Identitas Musik Bangsa Mengusung genre drama komedi, Mendadak Dangdut bukan hanya akan mengajak penonton
tertawa lewat deretan karakter yang kocak dan kisah yang ringan, tapi juga mengajak mereka
menyelami cerita keluarga yang penuh makna.
Film ini memperlihatkan bagaimana seseorang bisa terjebak dalam situasi sulit, namun dengan keteguhan hati dan cinta pada keluarga, ia mampu menghadapi segala rintangan.
Tak ketinggalan, film ini juga menjadi sebuah penghormatan bagi musik dangdut yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas musik Indonesia.
Dengan cerita yang mengangkat dangdut sebagai latar blkang, Mendadak Dangdut membawa pesan kebanggaan akan budaya lokal dan memperkenalkan dangdut sebagai musik yang bisa dinikmati oleh siapa saja, lintas generasi maupun kelas sosial.
“Lewat film ini kami ingin menunjukkan bahwa dangdut itu bukan hanya tentang musik pinggiran, tapi bagian dari jati diri Indonesia.
Harapannya, film ini bisa jadi pionir bagi sinema
Indonesia untuk semakin berani mengangkat dangdut sebagai identitas musik bangsa,” ungkap
David Setiawan Suwarto selaku Eksekutif Produser.
Dari Penyanyi Pop hingga Bergoyang di Dangdut Pantura Bersama Anya Geraldine film ini juga menjadi ajang pembuktian bagi aktris Anya Geraldine yang dipercaya memerankan
karakter Naya, yang hidupnya mendadak jungkir balik ketika terpaksa banting setir menjadi penyanyi dangdut di jalur pantura.
Menurut sang sutradara Monty Tiwa, pemilihan Anya bukan semata-mata karena popularitas, melainkan karena kapasitasnya sebagai aktor yang memiliki spektrum emosi luas dan mampu menjangkau kompleksitas cerita. “Anya adalah aktor dengan jangkauan emosi yang luas.
Ia punya kualitas yang dibutuhkan untuk membawakan karakter dalam cerita yang penuh
keberagaman,” ujar Monty Tiwa. bagi Anya, membawakan lagu-lagu dangdut yang ikonik di film ini juga jadi tantangan tersendiri.
Namun, justru dari situ ia menemukan pesan hidup yang begitu dekat dengan realita banyak orang. “Karena hidup nggak selalu mulus. Roda kehidupan yang terus berputar membuat kita
kadang harus berada di kondisi sulit”.






