Walikota Sukabumi berjanji akan Pelajari Aspirasi Massa Demonstran, Hasilnya Akan Diumumkan Lewat Media

24

suaraaksirakyat.com, Sukabumi, – Ribuan massa memadati Balaikota hingga ke gedung DPRD kota Sukabumi , Massa aksi Gerakan Amarah Rakyat Kota Sukabumi

terdiri dari mahasiswa, ojol, guru honorer, wanita berdaya dan masyarakat kota Sukabumi.

Aksi ini merupakan lanjutan aksi pada tanggal 28 Agustus 2025.
Karna belum mendapatkan tanggapan dari walikota , hari ini 1 september 2025 menjadi aksi lanjutan puncak dari amarah yang tertunda.

Masa aksi bergerak sejak pukul 01: 00 wib dari Mapolresta Sukabumi kemudian berpindah ke Balaikota dan ditemui langsung oleh Ayep zaki (Walikota) dan Boby Maulana (wakil walikota), AKBP Rita Suwadi (Kapolres Kota Sukabumi) , Letkol Czi Indra Gunawan, S.T., M.M (Dandim 0607), Letkol Inf Beny Syafri., S.H., M.HAN (Komandan Yonif 310/KK) dan seluruh staff Pemkot Sukabumi.

Dalam hal ini mendapat apresiasi dari sejumlah mahasiswa, mereka menjelaskan ” kami datang membawa aspirasi serta tuntutan, alhamdulilah walikota bersama jajarannya mau menemui kami sehingga kami merasa dihargai.
Kami apresiasi itu, kalau mereka tidak menemui kami mungkin bisa jadi akan ada gelombang penyusup yang akan membuat onar sehingga
melakukan perusakan atau anarkis seperti di daerah lain.

Kami sendiri sudah mewanti- wanti massa untuk tetap mengikuti perintah karna kami ini Satu , satu tujuan satu komando.
Jangan sampai demo hari ini ditunggangi penyusuf sehingga kita keluar dari tujuan awalnya untuk menyerukan aspirasi bersama” tuturnya.

Setelah puas mengungkapkan aspirasinya massa berjalan menuju gedung DPRD kota Sukabumi.

Sempat terjadi kericuhan di sore hari namun sejumlah demonstran mengingatkan massa supaya tidak mudah terprovokasi atau tersulut emosi.
Para aparat baik itu dari TNI/ Polri, Satpol PP, Damkar, juga tim medis sudah siap siaga mengantisipasi adanya kericuhan.

Pihak keamanan TNI/ Polri mengamankan dengan penuh kehati- hatian sehingga demonstran tidak melakukan aksi anarkis lanjutan.

Di sela- sela massa aksi Ayep zaki memberikan keterangan bahwasanya
” Saya sudah mencatat seluruh aspirasi atau tuntutan hari ini, namun harus kita pelajari terlebih dahulu.

Kita tidak bisa serta merta mencabut perwal dan kebijakan lainnya karna itu ada undang- undangnya dan pasti ada konsekwensinya.
Kami berjanji akan memberikan jawaban dan akan saya sampaikan lewat media hasil putusannya.

Saya berharap besok keadaan kembali kondusif sehingga toko- toko kembali buka dan perekonomian di kota Sukabumi kembali berjalan” pungkasnya
(1 september 2025).