Bogor – suaraaksirakyat.com
Dalam rangka perangi narkoba secara dini mulai dari tingkat dasar, dinas pendidikan kabupaten Bogor berkerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) yang bertugas melaksanakan tugas negara di bidang pencegahan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap psikotropika, sigap mengantisipasi peredaran narkoba yang di sisir mulai tingkat SD Khususnya wilayah kabupaten Bogor. Ditengarai peredarannya di sebarkan melalui jajanan sekolah selain pergaulan di luar sekolah. Sabtu, (27/1/2020).
Bertempat di Gedung Gala Satria, Pakansari, Cibinong, Bogor acara Deklarasi Bersinar SD se-kabupaten Bogor pada Kamis ( 25/1/24) dihadiri seluruh kepala sekolah tingkat sekolah dasar berserta K3S (Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah). K3S ini berkegiatan rutin setiap bulan membahas permasalahan sekolah dan cara penyelesaiannya, selain itu juga melakukan pembahasan mengenai tenaga didik dan peserta didik. K3S dari seluruh kecamatan di kabupaten Bogor hadir. Ketua PGRI se-kabupaten Bogor serta seluruh undangan. Tampak turut mengikuti acara tersebut sejak awal hingga akhir ketua panitia pelaksana acara, ibu Ida dan DR. Didin Syafrudin, M.Pd., Kasie kurikulum dan kelembagaan SD.
Acara di buka dengan sambutan tarian yang dipersembahkan anak-anak SD kepada PJ Bupati Asmawa Tosepu, A.P., M.Si dilanjutkan persembahan tari-tarian dan sambutan-sambutan pejabat terkait serta pemaparan mengenai bahaya narkoba bagi generasi bangsa yang di akhiri dengan pendeklarasian anti narkoba. No drugs! Deklarasi Bersinar SD se-kabupaten Bogor.
Di lokasi acara , saat wawancara Endin Saepudin ketua K3S kabupaten Bogor, berserta perwakilan K3S dari Ciseeng, Mahmud Mahbubillah yang sempat ditemui awak media mengatakan, “Meski belum ada laporan adanya murid SD yang terpapar, kami lakukan antisipasi agar jangan sampai satupun siswa terkena narkoba. Masa depan bangsa ada di tangan mereka”. Ujar Endin dan Mahbubillah.
Pj Bupati Asmawa Tosepu, A.P., M.Si menyampaikan, “Hari ini adalah saatnya deklarasikan stop narkoba!. Kita tak ingin generasi bangsa terkontaminasi narkoba…,”
Seruan senada pun disampaikan Direktur Informasi dan Edukasi BNN RI, Brigjen. Pol. Drs. Iman Sumantri, M.Si.
“Deklarasikan sekolah Bersinar! Bersih dari narkoba! Sekolah dasar, kepala sekolahnya diharapkan dapat melakukan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.” Papar Iman.
Di usai acara saat dikonfirmasi mengenai adanya peredaran narkoba apakah sudah ada yang terpapar oleh awak media Bambang Widodo Tawekal selaku kepala dinas pendidikan kabupaten Bogor menerangkan, “Ini komitmen pemerintah daerah. Maraknya narkoba bukan saja menimpa remaja dan orang tua tapi bisa jadi anak-anak sejak dini tujuannya ingin mengganggu kesehatan mental. Kita harus bentengi. Kepala sekolah mendeklarasikan sekolahnya bersinar, bersih dari narkoba. Tindak-lanjutnya adalah dengan pembentukan satgas narkoba, penyuluhan-penyuluhan, sosialisasi yang mengarah pada pernyataan perang terhadap narkoba dan pencegahan sebagai contoh dengan memasang di pintu masuk sekolah tulisan “Sekolah kami perang terhadap narkoba!” semua dikoordinasikan dengan BNN, Kesbangpol, Polres Bogor dan penggiat anti narkoba….,” Ucap Bambang menjelaskan.
Di lokasi terpisah, Silvi orang tua siswa yang mengantar anaknya untuk mempersembahkan tarian pembukaan dalam acara menyatakan sangat berharga paparan hari ini.

“Kasihan anak sekolah dasar jika sampai terkontaminasi narkoba. Tadi di katakan bahwa ada kemungkinan narkoba di sebar melalui jajanan di luar sekolah.” ujarnya merasa kuatir.
Keseluruhan acara diikuti oleh semua yang hadir dengan mendeklarasikan sekolah Bersinar se – kabupaten Bogor. Diharapkan oleh semua yang hadir apa yang disampaikan menjadi bekal untuk menolak peredaran narkoba guna mencegah jatuhnya korban.
Pewarta : Debora RKG








