Bogor – suaraaksirakyat.com
Tindakan korupsi merupakan tindakan yang sangat merugikan suatu negara. Korupsi mengakibatkan melambatnya pertumbuhan ekonomi negara, menurunnya investasi, meningkatnya kemiskinan serta meningkatnya ketimpangan pendapatan. Korupsi juga dapat menurunkan tingkat kebahagiaan masyarakat di suatu negara. (09/12).
Dalam rangka menyambut Hari Anti Korupsi Internasional yang jatuh pada tanggal 9 Desember ini, Kongres Advokat Indonesia (KAI) Kota Bogor mengadakan diskusi publik yang bertempat di Aula serba guna DPRD Kota Bogor pada Jum’at, 8 Desember 2023 dengan tema: “Jadikan bahaya laten korupsi sebagai musuh bersama” hadir dalam acara tersebut sebagai pembicara diantaranya adalah Mantan penasehat KPK Abdullah Hehamahua, SH,MM. Walikota Bogor Dr. H. Bima Arya Sugiarto, perwakilan Universitas, polresta Bogor, Kejaksaan , para ketua Kongres Advokat Bekasi, Depok dan kabupaten Bogor serta undangan yang lainnya.
Dari akademusi Rektor Universitas Ibnu Khaldun Bogor Prof. DR. Drs. H. Endin Mujahidin, MSi. Turut hadir mantan Penasehat KPK DR. Abdullah Hehamanua, SH. MM., Polresta Bogor, Kejaksaan Kota Bogor, serta Praktisi Hukum Kota Bogor.
Diskusi berlangsung sangat menarik dan interaktif terlihat dari banyaknya peserta yang hadir, dengan banyak pertanyaan seputar korupsi di negara ini. Dalam pesannya Ketua DPC KAI Kota Bogor Arifin,SH.MH mengatakan, “Diskusi ini akan dilakukan berkelanjutan, saya sangat mengapresiasi kehadiran para narasumber, para undangan yang begitu antusias mengikuti acara diskusi publik ini. Korupsi merupakan bahaya laten yang harus di berantas karena bisa merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,semoga pemberantasan korupsi lebih baik lagi tidak hanya di dalam penegakan hukumnya tapi juga Birokrat nya.” Ujar Arifin.
Acara diskusi ini berlangsung meriah, tertib dan aman. Ditutup oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, semoga acara diskusi publik ini dapat melahirkan gagasan atau ide dalam rangka pemberantasan korupsi, sehingga suatu saat nanti korupsi adalah masa lalu dan kita bisa hidup dalam berbangsa dan bernegara yang bebas dari praktik korupsi.
Pewarta : Debora RKG





