Warga yang sering melintas menunjukkan titik jalan rusak
Simalungun – suararaaksirakyat.com
Bertahun-tahun sudah Masyarakat Nagori Pematang Silampuyang mengharapkan ada perbaikan jalan yang selama ini mereka keluhkan, terutama di dusun 3 dan 4. Masyarakat sangat terganggu melakukan aktivitas waktu turun hujan maupun pada musim kering. Bila turun hujan, jalan sangat licin dan berbahaya karena banyak lobang sepanjang jalan. Tidak jarang ada warga yang jatuh karena terpeleset ketika sedang jalan kaki maupun naik sepeda motor. (1/11/2024).
Bila musim kering, jalan berdebu saat mobil melintas abu beterbangan sampai mengganggu pernapasan, karena abu terhirup. Hal itu dikatakan S. Saragih warga setempat kepada suaraaksirakyat.com, kamis (31/10/2024), ketika sedang melintas pelan menggunakan sepeda motor dan terjadi obrolan singkat seputar keluhan warga atas kondisi jalan yang memprihatinkan di nagori Pematang Silampuyang.
Lebih lanjut dikatakan, akibat kondisi jalan yang rusak, aktivitas warga setempat sering terganggu bila turun hujan, terutama bagi anak sekolah pada pagi hari. “Akibat kondisi jalan yang rusak ini, kegiatan kami sering terganggu, terutama bagi anak-anak yang hendak pergi sekolah. Sudah pernah ada yang terpeleset mengakibatkan pakainya berlumuran lumpur dan terpaksa kembali ke rumah,” jelasnya.

Sementara itu, seusai pembicaraan dengan Warga, awak media ini menemui pangulu nagori Pematang Silampuyang dikantornya. Ketika keluhan warga disampaikan, R Sinaga selaku Pangulu membenarkan permasalahan yang dialami oleh warganya. Dia mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan agar jalan tersebut diaspal, namun sampai saat ini belum terealisasi walau sudah disusul berulang kali. Tetapi R Sinaga masih optimis, Pemkap Simalungun akan memperhatikan keluhan warga dan mengalokasikan anggaran dana untuk pengaspalan jalan kabupaten di nagorinya.
“Saya selaku Pangulu merasa optimis, Pemkap. Simalungun akan memperhatikan usulan pengaspalan jalan ini, apalagi jalan ini bisa menjadi jalan alternatif untuk mengurai kemacetan bila jalan trans Sumatra sedang padat merayap saat hari besar/hari libur.” Ungkapnya.







