Perayaan Hari jadi Cijayanti (HJC) Desa Cijayanti ke-97 Tahun
Bogor – suaraaksirakyat.com
Milangkala Desa Cijayanti rakyat sugema kerta laksana menjadi slogan besar dalam Perayaan Hari jadi Cijayanti (HJC) Desa Cijayanti ke-97 Tahun dilaksanakan di rest area BumDes Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor (31/05/2024).
Perayaan HJC ke 97 ini Dipimpin langsung Kades Cijayanti H.Ahmad Paojan S.Kep. kegiatan ini merupakan tahun ke dua acara HJC diselenggarakan di desa cijayanti. 10 RW wilayah desa cijayanti ikut serta memeriahkan kegiatan ini. Gayung bersambut dengan suka cita tumpah ruah warga desa cijayanti dan masyarakat sekitarnya. Dimana acara ini melibatkan semua kalangan masyarakat baik dari anak-anak, pemuda, dewasa, lansia, laki-laki, perempuan, pelajar, pekerja, komunitas religi, hingga komunitas pecinta seni budaya sunda.
“HJC ke 97 ya, di tahun ke 2 kita menyelenggarakan antusiasme masyarakat tahun ini sangat luar biasa, bahkan dari 1 RW perumahan tahun kemaren tidak ikut tahun ini mereka ikut” ucap kades cijayanti H Ahmad Paojan kepada awak media
Hadir pula Camat Babakan Madang Makāmun Nawawi beserta jajaran dan tamu undangan lainnya, “Diharapakan menjadi inspirasi desa desa lain bisa menyelenggarakan acara seperti ini dengan menonjolkan ciri khas desa masing-masing” Ucap Camat Babakan Madang
Tahun ini acara HJC desa cijayanti mengadakan berbagai acara perlombaan dan kesenian sunda antara lain upacara adat, Tarian Sunda, Puisi Sunda, Hajat Bumi (dongdang), Pecak Silat dan seni budaya sunda lainnya.
Pawai Dongdang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat ini merupakan parade makanan hasil bumi masyarakat desa cijayanti yang ditampilkan dalam budaya Sunda. Sejumlah warga tiap Rw menampilkan kreativitasnya masing-masing dalam menghias dongdang hasil bumi dengan pernak pernik yang unik dan menarik.
“Tema dongdang ini hasil bumi warga untuk warga” tutur kades cijayanti

Festival (Dongdang) Hasil bumi Yang menjadi primadona dari acara ini juga memiliki arti dan makna gotong royong, kebersamaan dan kepedulian masyarakat melestarikan budaya sunda. Terutama generasi muda desa agar ada rasa peduli dalam menjaga dan melestarikan budaya sunda yang mulai terkikis oleh budaya asing. Seperti di tahun sebelumnya direncanakan tokoh seni budaya sunda kang H.Dedi Mulyadi turut hadir di acara tersebut.
“Dengan bergotong royong masyarakat berbaur dan tidak ada batasan2 golongan, etnis, ras, agama dan lain lain.” Tambah kades
Kades pun berharap kegiatan ini terus digelar setiap tahunnya agar masyarakat lebih sadar akan budaya budaya sunda yang ada di jawabarat dan dapat mensejahterakan masyarakat khususnya desa cijayanti.
Wartawan: Jordan







