Kemang Bogor – suaraaksirakyat.com
Sebanyak 260 siswa SDN Kemang 2 Bogor mendapatkan suntikan anti Tetanus guna mengantisipasi menyebarnya penyakit yang sering hinggap di usia anak-anak.
Pemberian Vaksin Anti Tetanus yang dilaksanakan di SDN Kemang 2 merupakan Program Kerja yang dilaksanakan secara berkala oleh Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Kemang kabupaten bogor ( 3/11).
Menurut keterangan Oneng Kusmahati.S.pd kepala sekolah SDN Kemang 2 kegiatan pemberian vaksin Anti Tetanus yang dilaksanakan oleh Puskesmas merupakan Program berkala, dimana dalam rentang waktu satu tahun kegiatan penyuntikan ini dapat dilakukan maksimal 1 kali.
“saya jelaskan disini, bahwa kami selaku lembaga pendidikan yang melakukan program belajar mengajar dengan jumlah siswa kurang lebih 350, tentunya membutuhkan sarana UKS yang memadai, dimana setiap anak yang menimba ilmu disekolah ini harus dalam keadaan sehat jasmani rohani, giat yang dilakukan puskesmas salah satunya adalah membantu program UKS yang ada dengan melakukan penyuntikan anti tetanus guna memberikan pencegahan dari penyakit dan untuk kesehatan siswa” ujarnya.
Kepala Puskesmas Kemang Bogor dokter Farah Fratiwi.MD melalui keterangan pesan elektroniknya menerangkan bahwa dosis yang diberikan dalam program penyuntikan Anti Tetanus di SDN 2 Kemang sudah tepat dan sesuai standar Vaksinasi.
“kami berikan dosis 0,5 ML untuk siswa kelas 1 s/d DT dan untuk kelas 2 sampai dengan kelas 5, sama kami berikan dosis 0,5 ML s/d TD.” ujar dokter Fratiwi.
Vaksin tetanus diberikan kepada siswa untuk mencegah infeksi bakteri Clostridium tetani yang menghasilkan racun dan menyebabkan kekakuan otot.
Infeksi tetanus bisa berujung pada gangguan kesehatan yang serius hingga kematian. Bakteri tetanus umumnya terdapat di tanah atau lumpur dan masuk ke dalam tubuh melalui luka atau area terbuka di kulit.
Program vaksin Anti tetanus yang dilakukan oleh Puskesmas Kemang Bogor yang menyasar anak usia dini disinyalir tepat sasaran.Sebagaimana kita ketahui, bahwa kerentanan Infeksi Tetanus sering terjadi di usia anak-anak.
Pewarta: Asep





